Sumber : http://www.banyumasinvest.com, Pembangunan industri gula kelapa adalah pembangunan industri pengolahan nira menjadi gula kelapa skala besar. Bahan baku nira diproses menjadi gula kelapa sebagai produk utama dan produk olahan lain seperti gula sebuk (gula Kristal), minuman segar, permen (candy), dan lainnya. Pembangunan industri merupakan investasi jangka menengah (15 tahun) untuk mencapai kondisi yang stabil, efektif dan efisien dalam pengelolaan.
Produk utama gula kelapa dipasarkan sebagai gula konsumsi untuk pasar nasional dan ekspor, bahan baku industri kecap. Pelanggan utama gula sebagai bahan baku industry kecap adalah Pabrik Kecap Indofood, Pabrik Kecap Bango, Pabrik Kecap Henz ABC dan Pabrik Kecap Lokal di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daerah pemasaran gula asal Banyumas meliputi: Purwokerto, Tegal, Cirebon, Bali, Jakarta, Karawang, Pekalongan dan Jawa Timur. Selain pasar dalam negeri, pemasaran gula kelapa asal Banyumas juga merambah ke pasar luar negeri seperti Jepang Canada, Belanda, dan Jerman, Singapura dan Arab Saudi.
Gula Kelapa merupakan produk ungggulan Kabupaten Banyumas. Sentra industri gula kelapa di Kecamatan Cilongok. Geografis dan Topografi wilayahnya berada tepat dilereng Gunung Slamet menjadikan daerah ini subur dan kaya akan pohon kelapa. Sebagian besar mata pencarian warga di wilkayah Cilongok adalah penderes Kelapa. Kemapuan produksi sebesar 27.942 ton gula per tahun. Penerapan teknik pengolahan dan teknologi sederhana warisan turun temurun menjadikan gula kelapa hasil produksi Cilongok ini memiliki cirikhas dan kualitas bermutu tinggi di pasaran luas.
Kecamatan CIlongok terletak disebelah barat Kota Purwokerto kurang lebih25 km. Jumlah penduduk di Kecamatan tercatat 30.000 jiwa (tahun 2007). Fasilitas insfrastruktur di kecamatan sudah menjangkau ke bagian sudut desa sehingga akses transportasi relative padat. Dengan pemandangan alam yang menakjubkan disepanjang jalan kecamatan disertai udara yang segar menjadikan daya tarik tersendiri bagi para pelancong yang melaluinya.
Kawasan ini sangat rapat dengan dataran tinggi dimana banyak dijumpai varieas kelapa yang tumbuh di area perbukitan. Hampir seluruh desa yang masuk dalam administratif Kecamatan Cilongok ditumbuhi habitat kelapa. Nira kelapa sebagai bahan baku utaman gula sudah menjadi mata pencarian pokok selain bertani.n Jumlah populasi pohon kelapa di wilayah Kecamatan CIlongok sebanyak 300 juta hektar dengan kemampuan produksi sebesar 45.159,40 ton/tahun.
Info bisnis ini semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang industri gula kelapa.