Stored In Berita Bisnis

Tol Kanci Pejagan Diresmikan – InfoBisnisPurwokerto.Com

January 9th, 2010 | By infobisnis

Ruas Tol Kanci – Pejagan diresmikan InsyaALLOH pada tanggal 29 Januari 2010.  Ruas tol ini dikerjakan mulai 29 Mei 2006 dengan investasi sekitar Rp2,5 Triliun.  Lebar lajur 3,6 meter yang siap untuk dilalui kendaraan dengan kecepatan 120 km/jam. Sepanjang ruas ini juga dibangun 3 simpang susun (Kanci, Ciledug, Pejagan) dan 2 tempat peristirahan masing-masing arah Pejagan dan Panci yang kini dalam proses penyelesaian.  Dijadwalkan peresmian akan dilakukan Presiden SBY dalam bulan ini.

Pengoperasian tol ini akan diberlakukan sistem terbuka melalui barrier gate Mertapada. Besarnya tarif Rp 621/km. Dengan asumsi Gol I sekitar Rp 22.000. Gol II = dikalikan 1,5. Gol III = 2 X lipatnya.  Ruas ini pada Lebaran lalu sudah dioperasikan meski satu lajur. Pada Kenyataannya, ruas ini sangat membantu dalam mengurangi kemacetan sekaligus mengurangi beban di Jalur Pantura.  Semoga manfaat yang didapatkan masyarakat akan lebih baik lagi dengan diresmikannya Ruas tol ini.  Jadi mudik besok bisa lebih Aman, Nyaman dan Terkendali… ;) .

Tags : ,
Stored In Berita Bisnis

Budidaya Perikanan di Banyumas | infobisnispurwokerto.com

November 20th, 2009 | By infobisnis
Budidaya Ikan Di Banyumas

Budidaya Ikan Di Banyumas

Dalam rangka mendukung dan mengoptimalkan pengembangan budidaya perikanan di Banyumas, Pemkab telah menetapkan kebijakan pembangunan perikanan dengan konsep Minapolitan. Sehubungan dengan hal tersebut, pada tahun 2009 ini Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Banyumas telah melakukan serangkaian kegiatan diantaranya sosialiasi, pembekalan teknis dan temu lapang. Rangkaian kegiatan tersebut akan diakhiri dengan diselenggarakannya Temu Usaha, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Nopember 2009 di Balai Benih Ikan (BBI) Mina Wisata Desa Pandak Kecamatan Baturaden. Peserta temu usaha adalah para Pembudidaya Ikan, Kelompok Wanita Tani (pengolah ikan) dan pedagang ikan.

Tujuan kegiatan ini antara lain: menjembatani peserta dalam memasarkan produknya; menambah pengetahuna peserta tentang mekanisme pemasaran; menjembatani kemitraan usaha serta memfaslitas kelompok budidaya ikan (pokdakan) terhadap pemenuhan kebutuhan sarana produksi ikan (saprokan) dan permodalah usaha. Materi yang akan dibahas dalam temu usaha ini diantaranya peluang pasar produk ikan, baik ikan segar maupun ikan olahan dengan nara sumber pengusaha/mitra usaha dan UPP/koperasi.

Kepala Dinnakkan Kabupaten Banyumas, Ir. Hj. Hudi Utami, MM mengharapkan, “Nantinya pengetahuan peserta tentang kiat-kiat dan peluang pemasaran ikan akan bertambah dan dapat terjadi kesepakatan dagang atau transaksi antara nara sumber dengan peserta.”

Konsep Minapolitan di Banyumas dipopulerkan dengan pencitraan ‘KEBANG CIRAWAS’ yang merupakan perpaduan dari nama Kecamatan Kedungbanteng, Kembaran, Kemrajen, Baturaden, Sumbang, Ajibarang, Cilongok, Sokaraja, Karanglewas dan Sumpiuh sebagai kawasan Minapolitan.

Kawasan Minapolitan di Kabupaten Banyumas mengandalkan produk unggulan yaitu ikan gurame yang sudah sejak lama menjadi keunggulan perikanan Banyumas.

Data teknis terkait Kawasan Minapolitan ‘KEBANG CIRAWAS’ adalah sebagai berikut:      kawasan Mina Padi seluas    144,30 hektar dengan produksi 123.648 kg, kolam Pembesaran seluas      253,35 hektar dan produksi 2.069.599 kg sedangkan area Pembenihan total seluas 34,40 hektar dan menghasilkan 96.468.162 ekor benih ikan. ( sumber :www.Banyumaskab.go.id )

Tags : , ,
Stored In Berita Bisnis

Cari Industri Gula Kelapa di Banyumas | infobisnispurwokerto.com

November 13th, 2009 | By infobisnis

Gula Kelapa

Gula Kelapa

Anda men cari industri gula kelapa di Banyumas?  TEPAT SEKALI, anda pada tempat yang  tepat.  bergini ceritanya :

Sumber : http://www.banyumasinvest.com, Pembangunan industri gula kelapa adalah pembangunan industri pengolahan nira menjadi gula kelapa skala besar. Bahan baku nira diproses menjadi gula kelapa sebagai produk utama dan produk olahan lain seperti gula sebuk (gula Kristal), minuman segar, permen (candy), dan lainnya. Pembangunan industri merupakan investasi jangka menengah (15 tahun) untuk mencapai kondisi yang stabil, efektif dan efisien dalam pengelolaan.
Produk utama gula kelapa dipasarkan sebagai gula konsumsi untuk pasar nasional dan ekspor, bahan baku industri kecap. Pelanggan utama gula sebagai bahan baku industry kecap adalah Pabrik Kecap Indofood, Pabrik Kecap Bango, Pabrik Kecap Henz ABC dan Pabrik Kecap Lokal di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daerah pemasaran gula asal Banyumas meliputi: Purwokerto, Tegal, Cirebon, Bali, Jakarta, Karawang, Pekalongan dan Jawa Timur. Selain pasar dalam negeri, pemasaran gula kelapa asal Banyumas juga merambah ke pasar luar negeri seperti Jepang Canada, Belanda, dan Jerman, Singapura dan Arab Saudi.
Gula Kelapa merupakan produk ungggulan Kabupaten Banyumas. Sentra industri gula kelapa di Kecamatan Cilongok. Geografis dan Topografi wilayahnya berada tepat dilereng Gunung Slamet menjadikan daerah ini subur dan kaya akan pohon kelapa. Sebagian besar mata pencarian warga di wilkayah Cilongok adalah penderes Kelapa. Kemapuan produksi sebesar 27.942 ton gula per tahun. Penerapan teknik pengolahan dan teknologi sederhana warisan turun temurun menjadikan gula kelapa hasil produksi Cilongok ini memiliki cirikhas dan kualitas bermutu tinggi di pasaran luas.
Kecamatan CIlongok terletak disebelah barat Kota Purwokerto kurang lebih25 km. Jumlah penduduk di Kecamatan tercatat 30.000 jiwa (tahun 2007). Fasilitas insfrastruktur di kecamatan sudah menjangkau ke bagian sudut desa sehingga akses transportasi relative padat. Dengan pemandangan alam yang menakjubkan disepanjang jalan kecamatan disertai udara yang segar menjadikan daya tarik tersendiri bagi para pelancong yang melaluinya.
Kawasan ini sangat rapat dengan dataran tinggi dimana banyak dijumpai varieas kelapa yang tumbuh di area perbukitan. Hampir seluruh desa yang masuk dalam administratif Kecamatan Cilongok ditumbuhi habitat kelapa.  Nira kelapa sebagai bahan baku utaman gula sudah menjadi mata pencarian pokok selain bertani.n Jumlah populasi pohon kelapa di wilayah Kecamatan CIlongok sebanyak 300 juta hektar dengan kemampuan produksi sebesar 45.159,40 ton/tahun.

Info bisnis ini semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang industri gula kelapa.

Tags : , ,
Stored In Berita Bisnis

Ketrampilan Kewirausahaan Kabupaten Banyumas | infobisnispurwokerto.com

November 11th, 2009 | By infobisnis

Infobisnispurwokerto.com, Ketrampilan Kewirausahaan Kabupaten Banyumas.  Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Perindustrian, Perdagagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Kewirausahaan bagi masyarakat di lingkungan Industri Hasil Tembakau (IHT) dan Bahan Baku IHT yang dibiayai dari APBD Dinperindag Provinsi Jawa Tengah. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, mulai kemarin (Senin, 2/11) di Purwokerto. Peserta pelatihan sejumlah 20 orang, terdiri dari para pengrajin meubelair yang tergabung dalam Kelompok Usaha Industri Meubel ”Family Jaya” yang belokasi di Desa Lebeng, Kecamatan Sumpiuh. Pelaksana pelatihan terdiri dari Tim Panitia Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Perindagkop Kabupaten Boyolali.

Tujuan diadakannya pelatihan ini, sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Dinperindagkop Kabupaten Banyumas, Ir. H. Didi Rudwianto, SH, M.Si., diantaranya untuk meningkatkan motivasi pengembangan usaha masyarakat sekitar IHT khususnya IKM meubelair, menciptakan wirausaha baru untuk melakukan kegiatan produktif bagi masyarakat di lingkungan IHT khususnya IKM Meubelair, dan untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan para pelaku IKM meubelair di Kabupaten Banyumas dalam menghadapi globalisasi ekonomi dan persaingan yang semakin ketat. Wakil Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein dalam sambutannya ketika membuka pelatihan diantaranya mengharapkan agar hasil pelatihan tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan kapasitas produksi industri meubelair yang telah ada, sehingga dengan meningkatnya ilmu kewirausahaan melalui pelatihan ini diharapkan industri meubelair di Kecamatan Sumpiuh akan semakin berkembang, ditandai dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas produksi serta semakin luasnya wilayah pemasaran produk yang dihasilkan, tidak hanya di wilayah Kabupaten Banyumas, tapi juga ke luar daerah bahkan merambah pasar nasional. Saat ini kelompok industri meubelair ”FAMILY JAYA” Desa Lebeng Kecamatan Sumpiuh mempunyai tenaga kerja sejumlah 20 orang dengan kapasitas produksi berupa meja kursi tamu dan meja kursi makan sebanyak 100 set/bulan, dengan nilai produksi Rp. 1.300.000/set atau total Rp. 130 juta per bulan. Untuk sementara ini hasil produksi kelompok industri ini dipasarkan di pasaran lokal Kabupaten Banyumas.  sumber : http://www.banyumaskab.go.id.

Tags : ,
Stored In Berita Bisnis

Banyumas Expo | infobisnispurwokerto.com

November 9th, 2009 | By infobisnis

BANYUMAS EXPO

BANYUMAS EXPO

BANYUMAS EXPO, dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan potensi dan produk unggulan Banyumas, maka Pemerintah Kabupaten Banyumas pada tahun 2009 ini kembali menyelenggarakan “Pameran Pembangunan” atau lebih dikenal dengan nama “Banyumas Expo” tahun 2009. Banyumas Expo akan diselenggarakan dari tanggal 16-22 November 2009 dan bertempat di GOR Satria Purwokerto, baik outdoor maupun indoor. Selain memperkenalkan potensi dan produk unggulan daerah, pameran ini juga bertujuan memperingati Hari Jadi ke 427 Kabupaten Banyumas, menyajikan potensi wisata dan budaya Banyumas, juga sebagai sarana rekreasi bagi masyarakat. Pameran ini akan diikuti oleh seluruh SKPD (Dinas/Badan/Kantor) di lingkungan Pemkab Banyumas, instansi vertikal, BUMN/BUMD, Swasta/Mandiri, dan PKL. Anggaran Banyumas Expo 2009 sebesar 162 juta rupiah sesuai DPA Dinhubkominfo dan digunakan untuk infrastruktur pameran dan acara. Acara tersebut antara lain selain pameran, juga ada pengajian, gelar budaya daerah, pertunjukan musik dan seni modern, serta atraksi lainnya. Sampai siang ini (Jumat, 6/11) telah terdaftar 132 pendaftar dari swasta/mandiri, sehingga total lebih dari 200 peserta termasuk SKPD. Denah nomor stand dapat dilihat di menu Pengumuman (kanan), dengan hurf A adalah untuk SKPD/BUMN/BUMD, B untuk Swasta/Mandiri/Pedagang, C untuk Kafe dan PKL yang kesemuanya di outdoor. Bagi SKPD dan Swasta dapat menghubungi Dinhubkominfo-Bidang Kominfo di Terminal Lantai II, untuk PKL di Dinperindagkop di Jl. Gatot Subroto, sedangkan penyewaan arena kompleks Indoor dengan Dinas Pemuda dan Olahraga di Kompleks Perkantoran GOR Satria.  Sumber : http://www.banyumaskab.go.id

Rekan-rekan jangan sampai ketinggalan, ini merupakan info bisnis penting.  Kita bisa lihat berkembangnya Kota Purwokerto Banyumas dan sekitarnya.  Selamat Berkunjung.

Tags : ,
Stored In Berita Bisnis

Bisnis Pertanian di Banyumas | infobisnispurwokerto.com

November 8th, 2009 | By infobisnis

singkong

singkong

Bisnis Pertanian di Banyumas memang sangat ideal.  Contoh : Kecamatan Cilongok selain Kelapa juga terdapat banyak populasi tanaman ubi kayu (ketela pohon). Populasi ubi kayu cukup dominan tumbuh di bawah tegakan dan hampir disetiap pekarangan penduduk dapat ditemui petak-petak lahan tanaman ubi kayu yang berbaur dengan pohon kelapa. Luas tanaman ini berkisar 600.000 hektar atau sepertiga dari jumlah populasi pohon kelapa dengan kemampuan produksi 15.000 ton/tahun. Sesuai dengan kondisi topografi Kecamatan Cilongok memiliki kesuburan tinggi, sehingga menjadi lahan yang produktif untuk tanaman perkebunan. sumber : http://www.banyumasinvest.com.

Tags : ,
Stored In Berita Bisnis

Info Bisnis | Peluang Bisnis

November 1st, 2009 | By infobisnis

INFO BISNIS

INFO BISNIS

Info Bisnis Purwokerto Banyumas.  Memenuhi harapan masyarakat, khususnya kalangan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Kantor Pelayanan dan Perijinan (KPPI) menerbitkan kembali buku Banyumas Business Directory 2007 sebagai terbitan kedua setelah sebelumnya pernah diterbitkan pada akhir tahun 2005.

Pemerintah terus berusaha meningkatkan investasi sektor swasta sebagai motor pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. Dalam rangka itu Pemerintah Kabupaten Banyumas berusaha memenuhi kebutuhan dunia usaha akan informasi perkembangan populasi bisnis yang ada di Kabupaten Banyumas.  Buku ini tidak hanya berisi daftar perusahaan besar papan atas saja, namun juga berisi daftar perusahaan kecil bahkan perorangan maupun koperasi.

1. DAFTAR POPULASI UNIT AKTIVITAS BISNIS Tahun 2007
2. BENTUK USAHA PT
3. BENTUK USAHA CV
4. BENTUK USAHA KOPERASI
5. BENTUK USAHA LAIN

(Sumber  : http://www.banyumaskab.go.id/bmskita/bisnis.php)

Suatu awal yang bagus dari PEMDA Banyumas dalam rangka menarik investor ke Banyumas.  Peluang Bisnis semakin terbuka lebar dengan adanya kemudahan dari Pemda Banyumas, walaupun itu dalam bentuk BUKU.  Jangan sia-sia kan info bisnis dan kesempatan emas ini Rekan-Rekan.

SUKSES SELALU SELALU SUKSES

Tags : ,