Stored In Berita Purwokerto

Wisata Purwokerto | Kota Purwokerto

June 28th, 2010 | By infobisnis

Wisata Purwokerto,bila kita singgah ke Kota Purwokerto, kita akan menemukan segudang makanan khas dan tempat wisata yang sangat menarik yaitu Baturraden. Dan banyak lagi tempat wisata di Purwokerto yang bisa anda kunjungi.

LOKAWISATA BATURRADEN

Baturraden adalah salah satu lokawisata yang terdapat di Kota Purwokerto. Baturraden terletak di sebelah selatan kaki gunung Slamet yang berada pada ketinggian sekitar 640 meter diatas permukaan laut. Dari pusat kota Purwokerto, Baturraden dapat ditempuh dengan jarak hanya 14 km yang dihubungkan dengan jalan yang memadai.

Di Baturraden wisatawan dapat menikmati pemandangan alam yang indah dan udara pegunungan yang segar dengan suhu 18°C-25°C. Sedangkan Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428m, merupakan gunung berapi terbesar serta gunung tertinggi ke-2 di Jawa.

Dari atas Baturraden kita bisa menikmati pemandangan kota Purwokerto dan pantai di kota Cilacap. Selain itu bila cuaca sedang cerah dan tidak berkabut, Nusakambangan pun dapat terlihat dari Baturraden. Ketika kita melihat gunung Slamet kita dapat melihat lereng gunung Slamet yang ditutupi oleh hutan heterogen.

Taman rekreasi ini menyajikan alam pegunungan dan lembah sunyi yang dihiasi air terjun serta sumber air panas belerang “Pancuran Telu” (yang artinya : tiga). Ditempat ini juga dapat dinikmati berbagai mainan anak, menara pandang, taman botani, kolam renang, tempat pemandian air panas, kereta mini, kolam luncur, sepeda air dan kebun binatang Kaloka Widya Mandala.

Di Baturaden ada beberapa tempat yang bisa kita datangi, antara lain :

* Wana Wisata, yang terletak 2 km dari lokawisata Baturraden. Di tempat ini dapat dinikmati keindahan alam hutan dilengkapi dengan tempat perkemahan yang dapat menampung 1000 tenda. Di tempat ini juga terdapat cagar alam dan pembibitan tanaman produksi seperti cemara, pinus dan sebagainya.

* Pemandian Air Panas ( belerang )

1. Pancuran 3 (Telu), air panas yang mengandung belerang sangat diminati wisatawan, selain kehangatannya juga khasiatnya untuk mengatasi berbagai penyakit kulit dan tulang.
2. Pancuran 7 (Pitu), terletak 2,5 km dari Lokawisata Baturraden. Tempat rekreasi ini menyuguhkan keindahan alam dan hutan yang didukung dengan adanya Pancuran 7 sebagai tempat wisata husada.

* Goa Sarabadag, beranjak dari pancuran 7 menelusuri jalan setapak wisatawan dapat menikmati kesegaran air hangat dan dingin di Goa sarabadak, dengan bebatuan warna keemasan yang menakjubkan.

* Telaga Sunyi, telaga sunyi terletak ± 3 km di sebelah Timur Lokawisata Baturraden. Tempat rekreasi ini menyajikan telaga yang indah dan berair dingin, dan pada musim-musim tertentu dapat dijumpai aneka warna kupu-kupu dan capung yang beterbangan disekitar telaga.

* Curug Gede, terletak di desa Wisata Ketenger, kurang lebih 3 km dari Lokawisata Baturraden. Wisatawan ditempat ini dapat menikmati air terjun dengan keindahan atam dan lempengan batu.

* Curug Cipendok, terletak di desa Karang Tengah kecamatan Cilingok , kurang lebih 25 km dari kota Purwokerto. Obyek wisata alam ini berupa air terjun dengan ketinggian 92 m yang dikelilingi pemandangan alam dan hutan yang indah.

* Curug Ceheng, obyek wisata ini menampilkan keindahan air terjun yang diselingi dengan maraknya satwa lawa yang berterbangan.

* Pemandian Kalibacin, terletak di desa Tambak Negara kecamatan Rawalo 17 km dari Purwokerto. Obyek wisata ini merupakan peninggalan sejarah kerajaan Indonesia maupun jaman Belanda terbukti dengan prasastinya. Dikenal dengan nama wisata Husada, karena wisatawan disamping dapat menikmati keindahan alamnya sekaligus dapat menyembuhkan penyakit kulit dan tulang.

Di Purwokerto juga terdapat museum Perbankan, yaitu Museum Uang BRI. Museum Uang BRI adalah satu-satunya museum perbankan di Indonesia yang berada di Purwokerto. Bank Rakyat Indonesia untuk pertama kali didirikan oleh Raden Aria Wirjaatmadja tahun 1895 dengan Nama De Purwokertche Hulp en Spaarbank der Inlandche Bestuurs Ambtenaren. Museum BRI ini berisi perjalanan perbankan (BRI) mulai berdiri sampai sekarang serta koleksi uang kuno mulai jaman Majapahit sampai dengan uang jaman sekarang. Lokasi museum terletak di jalan Jenderal Soedirman.

Jangan Lupa kunjungi tempat wisata Purwokerto bila anda mampir ke Purwokerto Banyumas. Selamat menikmati… :)

Tags : ,
Stored In Profil Usahawan

Profil Pengusaha Yang Sukses | Kota Purwokerto

March 21st, 2010 | By infobisnis

Berikut ini kami coba tampilkan beberapa profil pengusaha yang sukses di Kota Purwokerto Banyumas dan sekitarnya :

1.  Pengusaha Aksesoris Hp di Purwokerto ini sudah memiliki Omzet yang…woooowww.. :) . Pasangan suami istri Adi Santoso dan Wenis ini sudah memulai usahanya sejak tahun 2006 yang lalu.  Modal yang digunakan untuk memulai usahanya pun tergolong tidak banyak Pak Adi berkata pada saya “…bisa dibilang MODAL saya dari NOL hingga seperti sekarang ini “. Sekarang mereka sudah bisa memperkerjakan 14 orang karyawan. Jadi anda bisa bayangkan, berapa omzet per bulannya.. :) . Itu pun pelanggannya baru sekitar Kota Purwokerto Banyumas saja. Patut diacungkan jempol untuk mereka berdua, Sukses Selalu Selalu Sukses.

Berani memulai, Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil-kecil dan Mulai dari SEKARANG.

Ini merupakan salah satu contoh, INSYAALLOH berikutnya akan kami tampilkan kembali Profil Pengusaha-pengusaha sukses lainnya di Kota Purwokerto Banyumas dan sekitarnya.  Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang membacanya dan penulis sendiri khususnya.

Tags : , ,
Stored In Berita Purwokerto

Stasiun Purwokerto – Kota Purwokerto

March 12th, 2010 | By infobisnis

Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto terletak di Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat.  Stasiun Raya yang dibangun tahun 1915 tersebut menempati areal seluas 500 m x 150 m, dengan luas bangunan keseluruhan  , panjang 75 m ,lebar 40 m, dan tinggi 10 m.

Pembangunan perkeretaapian di wilayah Banyumas sudah mulai dirintis sejak tahun 1881, tetapi pada saat itu jalur kereta api belum melewati Purwokerto.  Secara riil   lokasi yang menjadi stasiun raya sekarang sudah mulai dilalui kereta api  sejak tahun 1892, dimana pada tahun 1892 perusahaan swasta SDS ( Serajoe Dal Stoom Tram Maaschappi )  membuka jalur Maos Purwokerto. Pembukaan jalur ini sebagai kelanjutan jalur yang telah dibuka oleh Pemerintah Hindia Belanda antara Bandung – Jogjakarta  melewati Maos dan Kroya melalui perusahaan Kereta Api SS ( Staat Spoorwegen ).  Pada tahun 1915 SDS ( Serajoe Dal Stoom Tram Maaschappi )  membuka jalur lagi Maos – Cilacap.  Semasa zaman Jepang rel KA SDS sebagian besar dibongkar dan tinggal rel antara Purwokerto – Wonosobo.

Pada masa perjuangan 1945 – 1949 jalur KA tersebut sangat berperan untuk transportasi ke daerah perjuangan antara Cilacap, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, dll.  Pada pertempuran Ambarawa bantuan pejuang dari sekitar Kota Purwokerto telah memanfaatkan jalur KA tersebut. (sumber: banyumaskab.go.id)

Tags : ,
Stored In Kesenian

Jual Wayang Kulit – Wayang Kulit Banyumasan

March 10th, 2010 | By infobisnis

Jual Wayang Kulit dari Purwokerto Banyumas.  Dibuat oleh seorang Dalang dari Banyumas yaitu Ki Teguh Cokro Waluyo.  Berikut ini Contoh Hasil Karyanya ;

Wayang Kulit Banyumasan

Wayang Kulit Ukuran Besar

Harga Kisaran Rp. 750.000 – Rp. 1.000.000

Wayang Kulit Banyumasan

Wayang Kulit Ukuran Sedang

Harga Kisaran Rp. 500.000 – Rp. 650.000

Wayang Kulit Banyumasan

Wayang Kulit Ukuran Kecil

Harga Kisaran Rp.250.000 – 350.000

Proses Pembuatan Kerajinan Wayang Kulit ini cukup memakan waktu juga antara 5 – 14 Hari untuk 1 buah wayang kulit.  Dan harga yang tertera diatas wayang kulit dengan gagang (pegangan) dari kayu, apabila ingin gagangnya terbuat dari fiberglass, harganya ditambah Rp.150.000 per wayang.

Dalang Teguh & Wisnu

Dalang Teguh & Wisnu

Ki Teguh Cokro Waluyo juga mementaskan Kesenian Wayang Kulit Banyumasan.  Bagi anda yang berminat memesan Wayang Kulit dan atau ingin mengadakan pementasan Wayang Kulit, silahkan Hub Wisnu Pramo di 0281 – 577 9329 / 0818 0845 8583.  Mari Kita Lestarikan Budaya Bangsa Indonesia Tercinta ini.

Tags : , ,
Stored In Berita Purwokerto

Ebeg Banyumas | Kota Purwokerto

March 8th, 2010 | By infobisnis

Ebeg Banyumas merupakan salah satu kesenian tradisional yang dimiliki Kota Banyumas.  Ebeg mungkin lebih dikenal dengan kata Kuda Lumping ini merupakan warisan budaya Bangsa Indonesia.  Pertunjukan Ebeg biasanya dilakukan di tanah lapang dengan pemain kurang lebih 10 orang.

Ebeg Banyumas

Di Kota Purwokerto sendiri, ebeg sudah di pelajari atau dimainkan oleh anak-anak sekolah dasar.  Dalam upaya melestarikan budaya Bangsa kita tercinta ini, anak-anak dikenalkan pada kekayaan budaya daerah Banyumas ini.  Semoga perhatian dari pihak-pihak yang terkait segera merespon tentang hal ini.  Karena ebeg (kuda lumping) sudah mulai dilupakan.  Ayo kita bantu Melestarikan Budaya Bangsa ini, dan kenalkan pada anak cucu kita tentang Budaya Bangsa dari sejak usia dini.  BRAVO Kota Purwokerto Banyumas Indonesia Ku.. ;) . Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang membacanya, khususnya Bangsa Indonesia.

Tags : ,
Stored In Berita Purwokerto

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Banyumas – Kota Purwokerto

February 10th, 2010 | By infobisnis

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Banyumas melakukan langkah inovatif dengan menyediakan ruangan khusus untuk pelayanan informasi koleksi potensi energi dan sumber daya mineral yang ada di Kabupaten Banyumas. Di ruangan berukuran 7 X 4 meter persegi ini dipamerkan berbagai potensi sumber daya mineral serta sumber-sumber energi alternatif yang dikembangkan di Banyumas.

Saat menjelaskan berbagai koleksi di ruang pameran Dinas ESDM baru-baru ini, Kepala Dinas ESDM Ir. Ant.  Adi Wahyono, S.H., M.Si. menyatakan, “Ruang pameran dan informasi ini kami buat untuk mempromosikan berbagai potensi sumber daya mineral dan  sumber daya energi yang selama ini dikelola dan dipantau oleh Dinas ESDM Kabupaten Banyumas. Selain itu juga untuk sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang tertarik akan potensi sumber daya mineral dan sumber daya energi di Kabupaten Banyumas.”

Didampingi oleh tiga Kepala Bidang di Dinas ESDM, yaitu Yarsono, S.H., M.H. selaku Kabid Pertambangan Umum, Ir. Junaidi, M.T. selaku Kabid Geologi, Sumber Daya Mineral Dan Air Tanah, dan Ir. Waluyono selaku Kabid Migas, Listrik Dan Pemanfaatan Energi, Ir  Ant.  Adi Wahyono, S.H., M.Si. selanjutnya menjelaskan bahwa koleksi yang ada saat ini akan terus ditambah dan beliau mengharapkan kerjasama masyarakat dan kalangan dunia akademik misalnya mahasiswa yang mempunyai koleksi yang bisa dipamerkan untuk dapat menghubungi Dinas ESDM.

“Koleksi yang ada saat ini untuk sumber daya mineral dan batuan  mencapai 14 jenis, termasuk sampel batuan yang mengandung emas yang ditambang di Desa Paningkaban, Gancang, dan Cihonje Kecamatan Gumelar serta batu gamping di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang. Kami menganggap bahwa potensi sumber daya mineral ini layak jual, baik dari segi kuantitas maupun kualitas” jelas Yarsono, S.H., M.H.

Ir. Junaidi, M.T. menambahkan bahwa selain koleksi batuan dari Kabupaten Banyumas ada pula koleksi batuan dari kabupaten lain seperti dari Karangsambung, Kabupaten Kebumen. “Kami akan upayakan kerjasama dengan kabupaten dan instansi lainnya yang menangani potensi sumber daya mineral. Selain itu di ruang pamer ini juga ada peta daerah rawan bencana,gerakan tanah, peta daerah rawan bencana Gunung Slamet, peta geologi Kabupaten Banyumas, peta hidrogeologi Kabupaten Banyumas, peta cekungan air tanah kabupaten Banyumas dan leaflet seputar mitigasi bencana misalnya tanah longsor,” imbuhnya. Satu hal yang menarik pada ruang pamer yaitu adanya informasi tentang data curah hujan dan gerakan tanah berbasis seluler. Dimana curah hujan yang terjadi dan  rekahan tanah di desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen dapat terdeteksi secara online dan real time.

Beberapa koleksi energi alternatif ditunjukkan oleh Ir. Waluyono, seperti panel surya (solar cell) yang sudah dipakai oleh warga di Watuagung, Kecamatan Tambak sebanyak 50 unit. “Kami juga memamerkan mesin Pikohidro untuk Pembangkit Listrik bersumberkan pada tenaga air, lalu ada sampel hasil olahan etanol dari surgum berkadar 50%, etanol dari tetes tebu berkadar 90%, dan etanol dari nira berkadar 90%, selain juga minyak mentah,” jelasnya.

Ir  Ant.  Adi Wahyono, S.H., M.Si. mempersilakan warga masyarakat untuk mengunjungi Ruang Pameran dan Informasi Potensi Sumber Daya Mineral dan Energi Dinas ESDM yang beralamat di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral  Jl. Kol. Sugiyono no.7 Kota Purwokerto telp.(0281) 632338. “Tentunya selama jam kantor dan melakukan pemberitahuan terlebih dahulu supaya kami bisa atur jadwal dan petugas yang mendampingi,” demikian penjelasan Ir.  Ant.  Adi Wahyono, S.H., M.Si.  Sumber : www.BanyumasKab.go.id.

Tags : ,
Stored In Berita Purwokerto

Kuliah Kerja Nyata Unsoed – Kota Purwokerto

January 29th, 2010 | By infobisnis

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2009/2010 ini Univesitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto kembali menerjunkan mahasiswa-mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program KKN yang dilaksanakan Semester ini adalah KKN Tematik POSDAYA (Pos Pemberdayaan Keluarga, dan PPM (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat). Penerimaan dan Pelepasan mahasiswa KKN dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein, kemarin (Senin, 25/1) di Pendopo Si Panji Kabupaten Banyumas.

Jumlah mahasiswa peserta KKN sebanyak 228 orang, yang selanjutnya akan ditempatkan di sejumlah lokasi di Kecamatan Jatilawang, Kecamatan Patikraja, Kecamatan Rawalo, Desa Darmakredenan Kecamatan Ajibarang dan Desa Kalisari Kecamatan Cilongok. Pelaksanaan KKN dijadwalkan berlangsung selama 35 hari, mulai tanggal 16 Januari sampai dengan tanggal 1 Maret 2010. (Sumber : www.BanyumasKab.go.id)

Diharapkan kegiatan KKN ini bisa menjadi sarana pembelajaran, pengamalan ilmu, dan ajang interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat, juga cukup strategis untuk mendukung upaya pengembangan potensi daerah, khususnya di desa-desa lokasi kegiatan. Maju terus UNSOED Purwokerto Banyumas Indonesia, tunjukan pada dunia bahwa sebenarnya kita HEBAT.

Tags : , ,
Stored In Kesehatan

Donor Darah Sukarela di Banyumas

December 31st, 2009 | By infobisnis

donor darah banyumasProsentase angka Donor Darah Sukarela di Unit Tranfusi Darah Cabang (UTDC) PMI Kabupaten Banyumas baru sebesar 74% dari total jumlah produksi tahun 2008 sebesar 27.662 kantong, ini berarti sisa sebesar 26 persen dipenuhi dari Donor Darah Pengganti (DDP). Konsekwensi dari tingginya angka Donor Darah Pengganti ini berdampak pada ketidakpuasan dan kekecewaan masyarakat pengguna darah.” Demikian diungkapkan oleh Wakil Ketua Pengurus Cabang PMI Kabupaten Banyumas, dr. H. Widodo HS terkait pencanangan kegiatan ”Budaya Donor Darah Sukarela” di Kabupaten Banyumas, Kamis, 24/12 minggu lalu bertempat di Aula Markas Batalyon 405/Suryakusuma Wangon.

menurut Pemdda Banyumas, Saat ini Donor Darah Sukarela UTDC PMI Kabupaten Banyumas disuplai dari pendonor yang datang mendonorkan darahnya di Kantor UTDC, maupun dari kelompok-kelompok penyelenggara baik instansi pemerintah, swasta, sekolah dan organisasi masyarakat. Jumlah setiap bulannya berkisar 2000 sampai dengan 2500 orang. Sedangkan kebutuhan darah untuk pasien-pasien yang memerlukan transfusi di Rumah Sakit di dalam maupun di luar wilayah Kabuapten Banyumas dari waktu ke waktu terus meningkat (rata-rata 80-100 kantong darah setiap harinya). Sumber : www.banyumaskab.go.id.

Mari Kita sebagai warga Kota Purwokerto Banyumas diharapkan  berpartisipasi dalam kegiatan Donor Darah.  Sedikit sumbangsih kita kepada masyarakat dan lingkungan kita, banyak sodara-sodara kita yang membutuhkan darah kita.

Tags : , ,